TIMES JAKARTA, JAKARTA – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyerahkan seorang penumpang yang diduga melakukan tindakan masturbasi di dalam bus kepada pihak kepolisian. Insiden tersebut terjadi pada Kamis (15/1) di armada Transjakarta rute 1A Pantai Maju–Balai Kota.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi DPM mengatakan tindakan tegas dilakukan karena perbuatan tersebut mengandung unsur pidana.
“Mengingat adanya aspek pidana, petugas kami di lapangan sudah mengamankan pelaku dan langsung menyerahkannya ke pihak kepolisian untuk diproses secara hukum,” ujar Tjahyadi saat dikonfirmasi, Jumat.
Peristiwa ini mencuat ke publik setelah sebuah video beredar luas di media sosial Instagram melalui akun @jkt.fyp. Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah penumpang bereaksi geram terhadap tindakan terduga pelaku yang melakukan perbuatan asusila di dalam bus dengan kondisi penuh penumpang.
Berdasarkan keterangan yang beredar, kejadian bermula saat seorang penumpang mencium bau cairan mencurigakan dan mempertanyakan sumbernya kepada pria yang diduga sebagai pelaku. Tak lama kemudian, seorang penumpang perempuan yang berada di dekatnya menyadari bajunya basah oleh cairan berwarna putih.
Setelah bus tiba di halte pertama, petugas Transjakarta segera mengamankan terduga pelaku dan menyerahkannya kepada aparat berwajib untuk penanganan lebih lanjut.
Menanggapi kejadian tersebut, manajemen Transjakarta langsung melakukan briefing dan evaluasi internal kepada petugas di lapangan guna memperketat pengawasan serta mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Tjahyadi juga mengapresiasi keberanian pelanggan yang segera melapor saat insiden terjadi. Menurutnya, partisipasi aktif penumpang sangat membantu dalam menjaga keamanan dan kenyamanan layanan transportasi publik.
“Hal ini sangat membantu kami menjaga keamanan di dalam bus,” katanya. (*)
| Pewarta | : Antara |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |