https://jakarta.times.co.id/
Berita

BNPB Lanjutkan Operasi SAR Bencana Sumatra hingga Evaluasi Tanggap Darurat 8 Januari 2026

Selasa, 06 Januari 2026 - 20:06
BNPB Lanjutkan Operasi SAR Bencana Sumatra hingga Evaluasi Tanggap Darurat 8 Januari 2026 Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (6/1/2026) (FOTO: ANTARA)

TIMES JAKARTA, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumatra masih akan dilanjutkan hingga evaluasi fase tanggap darurat tingkat provinsi pada 8 Januari 2026.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan kelanjutan operasi SAR dilakukan seiring dengan masih berlangsungnya perpanjangan fase tanggap darurat di beberapa daerah terdampak.

“Operasi pencarian dan pertolongan masih diteruskan sampai nanti fase tanggap darurat provinsi dievaluasi pada akhir perpanjangan ketiga di tanggal 8 Januari,” ujar Abdul Muhari dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan, hingga saat ini perpanjangan status tanggap darurat masih diberlakukan di sembilan daerah di Provinsi Aceh. Selain itu, sembilan daerah lainnya di Aceh telah memasuki fase transisi darurat.

BNPB berharap daerah-daerah yang masih berstatus tanggap darurat dapat segera beralih ke fase transisi darurat setelah masa perpanjangan berakhir. Pergeseran status tersebut dinilai penting untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana.

“Diharapkan pergeseran dari tanggap darurat ke transisi darurat ini akan diikuti oleh kabupaten dan kota lain setelah masa perpanjangan tanggap daruratnya berakhir,” kata Abdul Muhari.

Sementara itu, di Provinsi Sumatera Utara, fase transisi darurat telah diterapkan di 14 daerah, sedangkan dua daerah lainnya telah menyelesaikan masa transisi. Di Sumatera Barat, sebanyak 11 daerah sudah memasuki fase transisi darurat dan dua daerah telah berakhir status kedaruratannya.

Berdasarkan data terbaru BNPB, dampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menyebabkan 1.178 orang meninggal dunia. Selain itu, sebanyak 147 orang dilaporkan masih hilang dan 242.174 orang tercatat masih mengungsi.

Jumlah pengungsi terbanyak berada di Provinsi Aceh dengan 217.780 orang, disusul Sumatera Utara sebanyak 13.540 orang, dan Sumatera Barat 10.854 orang.

Korban jiwa paling banyak juga tercatat di Aceh dengan 543 orang meninggal dunia. Sumatera Utara mencatat 371 korban meninggal, sementara Sumatera Barat sebanyak 264 orang meninggal dunia akibat rangkaian bencana tersebut.(*)

Pewarta : Imadudin Muhammad
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jakarta just now

Welcome to TIMES Jakarta

TIMES Jakarta is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.