Berita

Anggota DPR RI Dedi Wahidi Serap Aspirasi Warga soal Banjir Lahan Pertanian

Jumat, 14 Januari 2022 - 17:06
Anggota DPR RI Dedi Wahidi Serap Aspirasi Warga soal Banjir Lahan Pertanian Anggota DPR RI Dedi Wahidi. (Foto: Nurhidayat/TIMES Indonesia)

TIMES JAKARTA, INDRAMAYU – Anggota DPR RI, Dedi Wahidi mengunjungi Desa Purwajaya Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jumat (14/1/2022).

Kunjungan tersebut merupakan tindaklanjut atas aspirasi warga terkait normalisasi sungai untuk mencegah banjir di lahan pertanian saat musim hujan.

Kepada TIMES Indonesia, Dewa - sapaan akrab Dedi Wahidi - menjelaskan, setidaknya terdapat empat sungai yang harus segera dilakukan normalisasi. Yakni sungai Situnggak, sungai Cimanis, Sungai Pamengkang dan sungai pembuang paralel jalan raya.

Dedi Wahidi b

"Ketiga sungai ini menjadi vital karena berdampak luas pada sawah petani saat musim hujan," ujar anggota DPR Fraksi PKB tersebut.

Ketiga sungai tersebut, kata Dewa, mengairi sekitar 2.700 hektare lahan milik petani di beberapa desa di Kecamatan Krangkeng. Di antaranya Desa Purwajaya, Srengseng, Dukuhjati, Kedungwungu, Kapringan, Singakerta, Luwunggesik, Kalianyar, Krangkeng, Tegalmulya dan Tanjakan.

"Bahkan kalau sungai Pamengkang bisa mencapai Kecamatan Kedokanbunder dan Karangampel," ujar Dewa.

Adapun aspirasi warga yakni perbaikan bendungan di Sungai Pamengkang, serta normalisasi di Sungai Citunggak, Cimanis serta sungai pembuang paralel jalan raya.

Dalam kunjungan tersebut Dewa juga melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung (BBWS CC), UPTD Pertanian serta kepala desa setempat.

Aspirasi masyarakat tersebut selanjutnya akan dikoordinasikan dengan kementerian terkait untuk direalisasikan. Ia berharap persoalan yang dihadapi warga tersebut dapat segera mendapatkan solusi.

Dedi Wahidi c

"Apalagi Indramayu ini lumbung pangan nasional dengan produksi tertinggi se Indonesia. Karenanya sangat penting untuk membantu petani menyelesaikan masalah mereka," ujar anggota DPR RI Daerah Pemilihan Cirebon-Indramayu tersebut.

Sementara itu, Kuwu atau Kepala Desa Purwajaya, Dulata, mengatakan, persoalan banjir kerap dialami petani saat musim hujan. Hal itu diakui sangat mengganggu petani karena saat ini bertepatan musim tanam.

"Hampir semua sungai dan embung sudah saatnya dinormalisasi karena sudah dangkal dan tidak cukup menampung air hujan. Akibatnya sawah petani selalu banjir," ujar Dulata. 

Ia berharap normalisasi sungai dan embung dapat segera dilakukan. Selain mencegah banjir, normalisasi juga dapat mrmbantu petani memenuhi kebutuhan air saat musim kemarau.

"Mudah-mudahan melalui pak Dewa sungai dan embung bisa dinormalisasi dan petani bisa nyaman menggarap sawahnya," ujar Dulata dalam kegiatan serap aspirasi Anggota DPR RI, Dedi Wahidi di Indramayu. (*)

Pewarta : Nurhidayat
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jakarta just now

Welcome to TIMES Jakarta

TIMES Jakarta is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.