https://jakarta.times.co.id/
Berita

Pemerintah Siapkan Program Makan Bergizi Gratis dan Pendampingan untuk Lansia

Selasa, 03 Februari 2026 - 21:33
Pemerintah Matangkan Skema Makan Bergizi Gratis untuk Lansia di Atas 75 Tahun Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026). (Foto: ANTARA/Azhfar Muhammad)

TIMES JAKARTA, JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengonfirmasi bahwa pemerintah sedang merampungkan persiapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) khusus bagi lansia. Fokus utama program ini adalah warga berusia di atas 75 tahun yang hidup sebatang kara.

Gus Ipul menjelaskan di Kompleks Istana Kepresidenan pada Selasa (3/2/2026), bahwa pihaknya terus bersinergi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, untuk menyusun teknis pelaksanaan program tersebut.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Kepala BGN Prof. Dadan untuk mematangkan rencana makan bergizi gratis untuk lansia yang usianya di atas 75 tahun dan tinggal sendirian. Kalau alokasinya sudah habis (terpenuhi), nanti baru di bawah 75 tahun," ujar Gus Ipul.

Teknis Distribusi dan Target Penerima

Nantinya, makanan bergizi tersebut akan diproduksi melalui dapur umum milik BGN serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di wilayah penerima manfaat. Selain lansia, program ini juga akan menyasar kelompok penyandang disabilitas.

Untuk validasi data, Kemensos akan mengandalkan informasi dari pemerintah daerah. Data yang telah melewati proses asesmen dan ditetapkan oleh kepala daerah akan diserahkan kepada BGN sebagai dasar penyaluran bantuan.

Layanan Pendampingan dan Pengantaran

Kemensos tidak hanya fokus pada makanan, tetapi juga menyiapkan tenaga caregiver dan perawat profesional secara bertahap untuk mendampingi para lansia. Selama proses pelatihan tenaga ahli berjalan, pemerintah akan mengerahkan petugas pengantar makanan langsung ke rumah-rumah warga.

"Kita akan memperkuat dengan perawat-perawat yang terlatih secara bertahap. Kita awali dengan pelatihan-pelatihan dulu tapi sebelum mereka misalnya belum selesai mengikuti pelatihan, ya kita akan menggunakan tenaga-tenaga yang mengirim ke rumah-rumah lansia dan penyandang disabilitas," jelas Mensos.

Pembagian Anggaran

Terkait pembiayaan, Gus Ipul menegaskan adanya pembagian peran yang jelas antara lembaga. Seluruh anggaran program MBG akan dikelola secara terpusat oleh BGN, sedangkan Kemensos bertanggung jawab atas sistem pendampingan, perawatan, dan mekanisme distribusi.

"Jadi, anggarannya nanti kita jadikan satu di BGN, sementara kami menyiapkan yang mengantarkan, yang merawat," pungkasnya. (*)

Pewarta : Antara
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jakarta just now

Welcome to TIMES Jakarta

TIMES Jakarta is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.