TIMES JAKARTA, MALANG – Peringatan Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar pada 7–8 Februari 2026 di Stadion Gajayana diproyeksikan membawa dampak signifikan bagi sektor pariwisata, khususnya industri perhotelan di Kota Malang.
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kota Malang (PHRI) menargetkan tingkat okupansi hotel meningkat hingga 80 persen selama pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ketua PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki, mengatakan pelaku usaha perhotelan menyambut positif agenda keagamaan berskala nasional ini. Ia juga telah mengimbau seluruh anggota PHRI agar memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah yang menginap di Kota Malang.
“Kami menyambut baik rangkaian acara ini. Seluruh anggota perhotelan sudah kami imbau agar menyiapkan pelayanan khusus bagi tamu hotel, terutama para jemaah Nahdliyin,” ujar Agoes, Senin (2/2/2026).
Selain meningkatkan kualitas layanan, PHRI Kota Malang juga meminta hotel-hotel untuk tidak menaikkan tarif selama peringatan 1 Abad NU. Bahkan, pelaku usaha perhotelan didorong memberikan harga khusus bagi para jemaah.
“Kami juga menginstruksikan agar hotel memberikan harga terbaik dan tidak memberlakukan kenaikan tarif. Harapannya, perhotelan di Malang bisa memberikan kesan yang baik bagi para tamu,” jelasnya.
Dengan perkiraan jumlah jemaah mencapai sekitar 100.000 orang, PHRI optimistis tingkat keterisian kamar hotel dapat berada di kisaran 70 hingga 80 persen, bahkan berpotensi lebih tinggi.
“Kami menargetkan okupansi sebesar-besarnya, minimal 70 sampai 80 persen. Mudah-mudahan event ini membawa manfaat dan berkah bagi semua pihak,” kata Agoes.
Untuk menjamin kenyamanan dan keamanan tamu, PHRI Kota Malang juga telah berkoordinasi dengan lintas sektoral, termasuk aparat keamanan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dampak rekayasa dan penutupan jalur lalu lintas di sejumlah titik di sekitar lokasi kegiatan.
“Kami terus berkoordinasi dengan petugas keamanan dan pihak terkait. Harapannya, hotel-hotel yang terdampak pengaturan lalu lintas tetap mendapatkan solusi terbaik agar pelayanan kepada tamu tetap optimal,” pungkasnya.(*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Abad NU di Kota Malang, Okupansi Hotel Ditargetkan Tembus 80 Persen
| Pewarta | : Imadudin Muhammad |
| Editor | : Imadudin Muhammad |