TIMES JAKARTA, JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi melakukan penyesuaian (rebalancing) konstituen Indeks LQ45 yang akan berlaku efektif mulai 2 Februari hingga 30 April 2026. Penyesuaian ini mencerminkan dinamika likuiditas, kapitalisasi pasar, serta kinerja fundamental emiten di pasar modal Indonesia.
Dalam pengumuman resminya, BEI menyampaikan bahwa PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) kini resmi masuk sebagai anggota LQ45, menggantikan posisi PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES). Perubahan tersebut disampaikan melalui keterbukaan informasi BEI pada Selasa (27/1/2026).
Masuknya BREN menandai penguatan sektor energi baru terbarukan dalam jajaran saham unggulan, seiring meningkatnya perhatian investor terhadap emiten dengan prospek jangka panjang dan basis fundamental yang solid.
Daftar Saham LQ45 Periode 2 Februari–30 April 2026
Berikut komposisi terbaru saham konstituen Indeks LQ45:
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR)
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)
PT Amman Mineral International Tbk (AMMN)
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
PT Astra International Tbk (ASII)
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)
PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
PT Ciputra Development Tbk (CTRA)
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)
PT XL Axiata Tbk (EXCL)
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)
PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL)
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP)
PT Indosat Tbk (ISAT)
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA)
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
PT Medco Energi International Tbk (MEDC)
PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO)
PT Bukit Asam Tbk (PTBA)
PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)
PT Semen Indonesia Tbk (SMGR)
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)
PT United Tractors Tbk (UNTR)
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
Perubahan IDX30 dan IDX80
Selain LQ45, BEI juga mengumumkan penyesuaian komposisi pada Indeks IDX30 dan IDX80.
Untuk IDX30, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) masuk sebagai konstituen baru, menggantikan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR).
Sementara itu, pada Indeks IDX80, BREN, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) resmi masuk, menggantikan PT Avia Avian Tbk (AVIA), PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), serta PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN).
BEI menjelaskan bahwa indeks saham merupakan indikator statistik yang menggambarkan pergerakan harga sekelompok saham terpilih, yang disusun berdasarkan metodologi dan kriteria tertentu serta dievaluasi secara berkala.
Adapun Indeks LQ45 dirancang untuk mengukur kinerja 45 saham dengan likuiditas tinggi, kapitalisasi pasar besar, serta fundamental perusahaan yang kuat, sehingga kerap menjadi acuan utama investor dalam mengambil keputusan investasi di pasar modal Indonesia. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: BREN Masuk LQ45, BEI Rombak Komposisi Indeks Unggulan Mulai 2 Februari 2026
| Pewarta | : Hendarmono Al Sidarto |
| Editor | : Hendarmono Al Sidarto |