Otoritas Penerbangan AS Peringatkan Maskapai Waspadai Wilayah Udara Meksiko dan Amerika Tengah
TIMES Jakarta/Ilustrasi Penerbangan. (foto: aljazeera)

Otoritas Penerbangan AS Peringatkan Maskapai Waspadai Wilayah Udara Meksiko dan Amerika Tengah

Otoritas penerbangan AS mengeluarkan peringatan keselamatan penerbangan di wilayah udara Meksiko dan Amerika Tengah akibat aktivitas militer yang berpotensi mengganggu sistem navigasi.

TIMES Jakarta,Sabtu 17 Januari 2026, 13:09 WIB
221.3K
I
Imadudin Muhammad

JAKARTAOtoritas penerbangan Amerika Serikat mengeluarkan peringatan kepada maskapai penerbangan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di wilayah udara Meksiko dan Amerika Tengah. Peringatan tersebut dikeluarkan Federal Aviation Administration (FAA) menyusul adanya aktivitas militer yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan sipil.

FAA menyampaikan peringatan itu melalui sejumlah Notice to Airmen (NOTAM) yang diterbitkan pada Jumat (16/1/2026). Dalam peringatan tersebut, FAA menyoroti potensi gangguan terhadap Global Navigation Satellite System (GNSS), sistem navigasi yang berperan penting dalam operasional penerbangan.

“FAA mengeluarkan flight advisory Notices to Airmen untuk wilayah tertentu di Meksiko, Amerika Tengah, Panama, Bogota, Guayaquil, kawasan penerbangan samudra Mazatlan, serta wilayah udara di atas Samudra Pasifik bagian timur,” ujar juru bicara FAA, seperti dilansir AFP.

Ia menjelaskan bahwa peringatan tersebut berlaku selama 60 hari sejak tanggal penerbitan, dengan tujuan meminimalkan risiko terhadap keselamatan penerbangan sipil di kawasan tersebut.

Imbauan kehati-hatian ini muncul di tengah dampak lanjutan dari operasi militer Amerika Serikat yang dilakukan pada 3 Januari lalu. Operasi tersebut melibatkan serangan udara dan pengerahan pasukan khusus di kawasan Amerika Latin.

Dalam operasi itu, pasukan Amerika Serikat dilaporkan menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Keduanya kemudian dibawa ke Amerika Serikat untuk menghadapi proses hukum atas tuduhan perdagangan narkoba dan dakwaan lainnya.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga mengisyaratkan rencana serangan darat terhadap kartel narkoba di Meksiko. Langkah tersebut dinilai berpotensi meningkatkan ketegangan militer di kawasan, mengingat Meksiko merupakan negara tetangga sekaligus mitra dagang utama Amerika Serikat.

“Kami akan mulai sekarang menyerang di darat terkait kartel. Kartel-kartel itu yang menjalankan Meksiko,” ujar Trump dalam wawancara dengan Fox News pekan lalu.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Imadudin Muhammad
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.