https://jakarta.times.co.id/
Olahraga

Mesin Ford Tantang Red Bull di F1 2026

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:06
F1 2026: Red Bull Realistis Soal Mesin Ford Red Bull meluncurkan corak baru mereka yang mencolok untuk musim Formula 1 2026.

TIMES JAKARTA, JAKARTARed Bull Racing menegaskan sikap realistis menjelang era baru Formula 1 2026, seiring dimulainya kerja sama pengembangan mesin dengan Ford. Manajemen tim menilai akan “naif” jika mengharapkan Red Bull langsung bersaing di barisan terdepan sejak awal kemitraan tersebut.

Prinsipal tim Red Bull, Laurent Mekies, menyebut membangun mesin Formula 1 dari nol, meski didukung teknologi dan sumber daya Ford, sebagai tantangan besar yang penuh risiko.

“Memulai dari awal, memasuki tahun pertama, lalu berharap langsung berada di level tim-tim yang sudah mengembangkan mesin selama puluhan tahun, itu naif,” kata Mekies saat peluncuran livery 2026 untuk mobil Red Bull Racing dan Racing Bulls, Jumat (16/1/2026). Untuk pertama kalinya dalam satu dekade, Red Bull meninggalkan tampilan matte dan kembali ke cat glossy yang disebut terinspirasi dari desain awal mereka di Formula 1.

Ia mengakui fase awal akan diwarnai berbagai kendala teknis dan tekanan tinggi. Namun, Mekies optimistis Red Bull akan mampu melewati masa sulit tersebut.

“Kami sadar akan ada banyak tantangan, sakit kepala, dan malam tanpa tidur. Tapi kami akan melewatinya dan pada akhirnya keluar lebih kuat. Bersabarlah di beberapa bulan pertama,” ujarnya.

Pada musim 2026, Max Verstappen tetap menjadi pembalap utama Red Bull. Juara dunia empat kali itu akan berduet dengan pembalap muda Prancis, Isack Hadjar, yang dipromosikan dari tim satelit Racing Bulls. Pada musim 2024, Verstappen hanya terpaut dua poin dari juara dunia Lando Norris, sementara Red Bull finis di posisi ketiga klasemen konstruktor.

Kerja sama Red Bull–Ford secara resmi diluncurkan dalam sebuah acara di Detroit, Amerika Serikat. Meski demikian, Chairman Ford, Bill Ford, menunjukkan keyakinan tinggi terhadap proyek tersebut.

“Bersama-sama, kami akan menjadi kekuatan yang tak terhentikan,” ujar Bill Ford.

Di kubu Racing Bulls, kursi yang ditinggalkan Hadjar akan diisi oleh pembalap muda Inggris berusia 18 tahun, Arvid Lindblad, sementara Liam Lawson tetap dipertahankan. Mobil yang dipamerkan dalam peluncuran ini masih berupa show car, bukan versi final Red Bull 2026 yang baru akan diperkenalkan bulan depan.

Perubahan besar ini terjadi seiring penerapan regulasi anyar F1 2026 yang mencakup mesin dan sasis. Unit daya akan mengandalkan porsi tenaga listrik yang jauh lebih besar, dengan rasio sekitar 50:50 antara mesin pembakaran internal dan sistem elektrifikasi. Penggunaan bahan bakar sepenuhnya berkelanjutan juga menjadi kewajiban, diikuti perubahan arsitektur mesin V6 turbo 1,6 liter.  (*)

Pewarta : Wahyu Nurdiyanto
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jakarta just now

Welcome to TIMES Jakarta

TIMES Jakarta is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.