TIMES JAKARTA, JAKARTA – Timnas futsal Indonesia mencatatkan sejarah baru dengan memastikan tiket semifinal Piala Asia Futsal 2026. Pencapaian ini diraih setelah skuad Garuda menaklukkan Vietnam dengan skor tipis 3-2 dalam laga perempat final yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Hasil tersebut menjadi tonggak penting bagi futsal Indonesia, mengingat pada edisi Piala Asia Futsal 2022 lalu langkah Indonesia terhenti di babak perempat final.
Pelatih timnas futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan bahwa target timnya kini bukan lagi sekadar semifinal. Ia secara terbuka membidik satu tempat di final.
“Final. Sekarang ya, targetnya final. Targetnya adalah mencapai final,” ujar Hector Souto saat ditemui di mixed zone Indonesia Arena, Jakarta.
Pada babak semifinal yang akan digelar Kamis mendatang, Indonesia akan menghadapi lawan berat, Jepang. Tim Negeri Sakura melaju ke semifinal dengan meyakinkan setelah membantai Afghanistan 6-0 di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur.
Jepang juga bukan lawan asing bagi Indonesia, karena menjadi tim yang menyingkirkan Indonesia pada Piala Asia Futsal 2022 di Kuwait dengan skor 3-2.
Souto menyadari kualitas Jepang sebagai salah satu kekuatan utama futsal Asia yang telah empat kali menjuarai Piala Asia. Namun demikian, ia menegaskan timnya telah memiliki gambaran dan rencana untuk menghadapi tantangan tersebut.
“Saya tidak tahu bagaimana caranya, tentu saya punya ide,” ucap Souto.
Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, gol pertama akan menjadi kunci penting dalam laga semifinal nanti. Jika Indonesia mampu mencetak gol lebih dulu, peluang untuk mengendalikan pertandingan akan semakin besar.
“Tidak ada pilihan lain. Ini akan menjadi pertarungan. Jika kami mencetak gol lebih dulu, kami akan lebih dekat dengan kemenangan,” katanya.
Selain aspek teknis, dukungan suporter juga menjadi faktor krusial. Souto secara khusus menyoroti peran Indonesia Arena yang dinilainya mampu memberikan dorongan mental luar biasa bagi para pemain, terutama di menit-menit krusial.
“Kami membutuhkan Indonesia Arena seperti hari ini. Ketika kami kesulitan, dukungan penonton sangat membantu, terutama di menit akhir,” tambahnya.
Dalam waktu persiapan yang singkat, timnas futsal Indonesia akan memprioritaskan pemulihan fisik sebelum memasuki fase taktik menghadapi Jepang, yang kini diasuh oleh Kensuke Takahashi, mantan pelatih timnas futsal Indonesia.
“Kami sangat detail dalam mempersiapkan pertandingan. Dalam dua hari terakhir, kami menghabiskan lebih dari empat jam dalam berbagai pertemuan. Saya berharap ada level permainan yang berbeda saat melawan Jepang,” ujar Souto.
Terkait evaluasi kemenangan atas Vietnam serta hasil imbang 1-1 melawan Irak di fase grup, Souto menilai aspek power play masih perlu pemahaman lebih mendalam dari para pemain.
“Saya tidak berpikir power play adalah masalah besar kami, tetapi tentu kami harus meninjau ulang situasinya dan memastikan pemain benar-benar memahami kondisi tersebut,” ujarnya. (*)
| Pewarta | : Antara |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |