TIMES JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau sejumlah inovasi hasil penelitian dan pengembangan pertahanan TNI Angkatan Darat di Resimen Latihan Tempur (Menlatpur) Kostrad, Sanggabuana, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (22/1/2026).
Peninjauan dilakukan terhadap berbagai perangkat dan sistem pendukung operasi yang dikembangkan Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Dislitbangad). Fokus kunjungan tersebut diarahkan pada kemungkinan penerapan hasil riset dalam sistem latihan prajurit serta kesiapan satuan menghadapi tantangan operasi modern.
Sejumlah produk hasil riset dalam negeri dipamerkan dalam kegiatan itu, termasuk perangkat yang dirancang untuk mendukung latihan tempur dan menghadapi ancaman di ruang siber serta perang elektronika. Pengembangan teknologi tersebut disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kemampuan satuan di tengah dinamika lingkungan strategis.
Maruli menekankan pentingnya peningkatan fasilitas dan metode latihan agar sesuai dengan kebutuhan prajurit di lapangan.
“Fasilitas latihan dan metode latihan perlu terus ditingkatkan, termasuk sistem latihannya, kemampuan prajurit, hingga kesejahteraan anggota,” ujar Maruli.
Ia juga menilai hasil penelitian tersebut harus dapat diterapkan secara nyata oleh satuan operasional, bukan sekadar menjadi prototipe. Menurutnya, kerja sama antara perencana, peneliti, dan pengguna di lapangan menjadi faktor penting agar inovasi benar-benar berdampak terhadap kesiapan tempur.
Selain meninjau hasil riset, Kasad bersama sejumlah pejabat utama Markas Besar TNI AD juga melihat langsung progres pembangunan serta renovasi fasilitas di kawasan Menlatpur Kostrad. Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi pusat latihan terpadu bagi berbagai satuan TNI AD. (*)
| Pewarta | : Joko Wiyono |
| Editor | : Wahyu Nurdiyanto |