TIMES JAKARTA, JAKARTA – Otoritas Saudi telah mengumumkan prosedur baru untuk musim Haji 2026, terutama larangan pengambilan foto di dalam Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, untuk melindungi kesucian dua Masjid Suci dan menjaga suasana ketenangan dan kekhusyukan di antara para jemaah.
Dilansir dari laman 9avril.ma, keputusan ini merupakan bagian dari serangkaian pengaturan organisasi yang bertujuan untuk memastikan kelancaran ibadah haji, sebagai tanggapan atas arahan kerajaan yang menekankan penyediaan lingkungan yang aman dan terorganisir di dalam 2 masjidil haram.
Dalam konteks yang sama, pihak berwenang menekankan perlunya menghormati instruksi pengelolaan kerumunan selama pergerakan antar tempat suci, terutama saat menuju dari Mina ke Jembatan Jamarat, sambil menghindari kerumunan dan duduk di koridor.
Selain itu, Otoritas Saudi juga menyarankan para jemaah haji untuk mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan terhadap cuaca panas ekstrem, seperti menggunakan penutup kepala dan tabir surya, serta tidak keluar penginapan selama jam-jam sibuk kecuali jika diperlukan, sambil tetap mematuhi instruksi dari misi haji resmi dan badan penyelenggara untuk memastikan bahwa ritual dilakukan dalam kondisi yang nyaman dan aman bagi semua.
| Pewarta | : Ahmad Nuril Fahmi |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |