https://jakarta.times.co.id/
Ekonomi

Kemendag Pastikan Bawang Putih Impor Segera Masuk, Harga Ditargetkan Turun Jelang Ramadan

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:16
Kemendag Pastikan Bawang Putih Impor Segera Masuk, Harga Ditargetkan Turun Jelang Ramadan Ilustrasi Bawang Putih

TIMES JAKARTA, JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan pasokan bawang putih impor akan segera masuk ke pasar domestik guna menekan harga yang terus meningkat menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, menyampaikan bahwa pemerintah telah menerbitkan seluruh persetujuan impor (PI) bawang putih bagi para pelaku usaha yang tercatat dalam sistem Indonesia National Single Window (INSW).

“Seharusnya minggu-minggu ini bawang putih sudah mendarat di Tanjung Priok, akhir Januari atau awal Februari. Kalau barangnya sudah ada, otomatis harga akan turun dan kembali sesuai harga acuan,” ujar Iqbal di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, bawang putih menjadi salah satu komoditas yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Namun, setelah seluruh PI diterbitkan, pemerintah menilai persoalan pasokan telah teratasi.

“Menurut timeline yang disampaikan kepada kami, akhir Januari atau awal Februari bawang putih sudah tiba di Tanjung Priok. Jadi tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan,” katanya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya tren kenaikan harga bawang putih secara nasional hingga mencapai Rp39.810 per kilogram pada minggu keempat Januari 2026. Angka tersebut berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) konsumen yang ditetapkan sebesar Rp38.000 per kilogram.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyebutkan, kenaikan harga bawang putih telah terjadi sejak Desember 2025. Pada Desember, harga rata-rata tercatat sebesar Rp39.030 per kilogram dan terus meningkat hingga akhir Januari 2026.

“Memang sudah ada tren kenaikan harga secara nasional. Pada minggu keempat Januari, rata-rata harga bawang putih sudah mencapai Rp39.810 per kilogram,” ujar Amalia.

BPS mencatat kenaikan harga bawang putih terjadi di 57,78 persen wilayah Indonesia atau mencakup 208 kabupaten/kota. Beberapa daerah dengan kenaikan signifikan antara lain Kabupaten Natuna, Halmahera Selatan, Flores Timur, Rote Ndao, dan Lombok Tengah.

Bahkan, harga tertinggi tercatat mencapai Rp100 ribu per kilogram di Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Intan Jaya, dan Kabupaten Pegunungan Bintang. Dengan masuknya bawang putih impor dalam waktu dekat, pemerintah berharap tekanan harga dapat segera mereda dan pasokan kembali stabil.(*)

Pewarta : Imadudin Muhammad
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jakarta just now

Welcome to TIMES Jakarta

TIMES Jakarta is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.