https://jakarta.times.co.id/
Berita

Pesawat Kolombia Jatuh, 15 Penumpangnya Tewas

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:57
Pesawat Kolombia Jatuh, 15 Penumpangnya Tewas Petugas darurat dan warga berdiri di dekat reruntuhan kecelakaan pesawat. Pesawat itu membawa 15 orang di dalamnya ketika jatuh.(FOTO: DW/Reuters)

TIMES JAKARTA, JAKARTA – Sebuah pesawat yang membawa 15 orang, termasuk seorang anggota parlemen Kolombia, Kamis (29/1/2026) siang tadi jatuh di pegunungan wilayah perbatasan dengan Venezuela. Tidak ada korban yang selamat.

Menurut Kepresidenan Kolombia di Bogota, kontak dengan pesawat tersebut tiba-tiba hilang beberapa menit setelah lepas landas.

Pesawat tersebut dioperasikan oleh Satena, sebuah maskapai penerbangan milik negara Kolombia. Pesawat tersebut lepas landas dari kota perbatasan Kolombia, Cucuta, dan hendak menuju Ocana.

Tim penyelamat dikirim ke lokasi kecelakaan untuk "melihat kondisi para penumpang."

Namun, Kementerian Transportasi Kolombia kemudian mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa setelah pesawat ditemukan di lokasi kejadian, pihak berwenang dengan menyesal mengkonfirmasi bahwa tidak ada korban selamat.

Para pejabat belum bisa menentukan penyebab kecelakaan tersebut, tetapi mengatakan akan dilakukan penyelidikan.

Pihak maskapai mengatakan, terdapat dua awak kabin dan 13 penumpang, termasuk anggota parlemen Kolombia, Diogenes Quintero, anggota Dewan Perwakilan Rakyat untuk Catatumbo.

Diogenes Quintero, 36, adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat untuk daerah pemilihan Catatumbo.

Ia adalah seorang aktivis hak asasi manusia yang terkenal di wilayah perbatasan yang rawan konflik dengan Venezuela dan digambarkan oleh partainya sebagai seorang pemimpin yang berkomitmen pada komunitasnya.

"Saya sangat menyesali kematian ini," tulis Presiden sayap kiri, Gustavo Petro di X. "Solidaritas saya sepenuhnya untuk keluarga merek," tambahnya.

Pesawat itu terbang dari bandara di Cucuta dan hendak menuju Ocana, sebuah kotamadya yang dikelilingi pegunungan.

Tetapi kehilangan komunikasi dengan menara pengontrol lalu lintas udara tak lama setelah lepas landas dan terbang di atas daerah pegunungan antara kotamadya Abrego dan La Playa, daerah yang sulit diakses di provinsi Norte de Santander di timur laut Kolombia.

Pesawat milik maskapai penerbangan negara Kolombia, Satena itu kehilangan kontak dengan menara pengontrol lalu lintas udara beberapa menit setelah lepas landas, tepat sebelum tengah hari. (*)

Pewarta : Widodo Irianto
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jakarta just now

Welcome to TIMES Jakarta

TIMES Jakarta is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.