TIMES JAKARTA, MALANG – Pelajar di Kabupaten Malang masih harus bersabar untuk bisa menaiki bus sekolah. Hingga kini, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang belum bisa memastikan kapan bus sekolah bisa dioperasikan untuk melayani pelajar.
Pemkab Malang sendiri telah disetujui untuk mendapatkan 1 unit bus sekolah bantuan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada tahun 2025 lalu. Namun, hingga kini penyerahan resmi dengan Berita Acara Serah Terima (BASTO) belum diterima.
"Masih belum. Kami masih menunggu BASTO dari Kemenhub, masih menunggu kelengkapan administrasinya. Kapan pastinya? Ya masih menunggu dari Kemenhub, dan terus kami koordinasikan," demikian Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang Eko Margianto, dikonfirmasi Kamis (5/2/2026).
Ia mengatakan, Pemkab Malang awalnya usul bantuan 10 unit bus sekolah ke Kementerian Perhubungan. Akan tetapi baru terealisasi atau disetujui satu unit saja.
"Bus sekolah itu kapasitas 19 orang penumpang. Ada fasilitas AC, dan seperti bus pada umumnya," kata Eko
Ke depan, lanjutnya, untuk bus sekolah masih harus dilakukan uji coba dulu, apakah berjalan atau tidak. Lalu apakah banyak siswa yang mau naik atau tidak. Jika berhasil, baru kemungkinan akan ditambah lagi unit bus sesuai kebutuhan.
Pelaksanaan uji coba bus sekolah sendiri, rencananya dioperasikan di wilayah Kepanjen, karena ada banyak sekolah, baik negeri maupun swasta. (*)
| Pewarta | : Khoirul Amin |
| Editor | : Ferry Agusta Satrio |