https://jakarta.times.co.id/
Berita

Lantunan Merdu Prajurit TNI Getarkan Diklat Petugas Haji 2026 di Halim

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:47
Lantunan Merdu Prajurit TNI Getarkan Diklat Petugas Haji 2026 di Halim Lettu Infanteri Maksum usai berbincang dengan TIMES Indonesia saat upacara penutupan Diklat petugas haji 2026. (FOTO: Moh Ramli)

TIMES JAKARTA, JAKARTA – Suara merdu itu menggema di Lapangan Galaxy, Makodau I Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (30/1/2026) pagi. Lantunan ayat suci Alquran yang menyejukkan hati tersebut dibacakan oleh Lettu Infanteri Maksum, seorang prajurit TNI dengan suara emas yang memikat perhatian.

Mengenakan baret merah dan seragam loreng kebanggaan TNI, Lettu Inf Maksum melantunkan Surat Ali ‘Imran di hadapan ribuan petugas haji 2026, sejumlah pejabat negara, serta puluhan awak media. Para hadirin tampak terpesona dan berdecak kagum mendengarkan bacaannya.

Acara tersebut merupakan upacara penutupan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1447 Hijriah/2026. Awalnya, kegiatan ini dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto, namun kehadiran Kepala Negara batal karena agenda kenegaraan yang tidak dapat ditinggalkan.

Lettu Infanteri Maksum sendiri merupakan salah satu fasilitator dalam diklat yang berlangsung selama 20 hari tersebut. Prajurit TNI yang kini bertugas di Bintal Makopassus Cijantung, Jakarta Timur, dipercaya menjadi qori atau pembaca ayat suci Alquran dalam upacara resmi itu.

Usai acara, Lettu Infanteri Maksum mengungkapkan bahwa dirinya telah belajar membaca Alquran dan qori sejak usia dini. Ia mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Lombok, Nusa Tenggara Barat, tepatnya di Kabupaten Lombok Utara. Pendidikan SMA sempat dijalaninya hingga kelas dua sebelum memutuskan mendaftar menjadi prajurit TNI.

“Saya tidak tamat SMA. Baru kelas dua, ada pendaftaran masuk tentara, langsung saya ikut. Alhamdulillah lulus dan penugasan pertama saya di Grup 1 Kopassus Banten,” tuturnya.

Pengalaman menjadi qori di acara besar bukan hal baru bagi pria berusia 49 tahun ini. Ia mengaku pernah membacakan ayat suci Alquran dalam acara kenegaraan di hadapan Presiden Joko Widodo pada tahun 2019 di Monas.

“Kalau di depan Presiden Indonesia, ini yang kedua. Waktu Presiden Jokowi satu kali, lalu sekarang,” ujarnya dengan bangga.

Menariknya, kemampuan qori yang dimilikinya dipelajari secara otodidak. Maksum mengaku banyak belajar dengan mendengarkan radio dan YouTube, terutama dari qori legendaris Indonesia, KH Muammar ZA.

Menurutnya, kemampuan membaca Alquran dengan baik bukanlah sesuatu yang istimewa bagi seorang prajurit TNI. “Sebenarnya sama saja dengan masyarakat sipil. Hanya karena pelakunya militer, jadi jarang terlihat dan terkesan langka,” jelasnya.

Ia pun berpesan kepada generasi muda agar sejak dini membiasakan diri belajar membaca Alquran. “Belajar sejak muda itu lebih mudah. Kalau sudah dewasa, rasanya jauh lebih berat,” pungkas Lettu Infanteri Maksum. (*)

Pewarta : Moh Ramli
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jakarta just now

Welcome to TIMES Jakarta

TIMES Jakarta is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.