TIMES JAKARTA, JAKARTA – Siapa yang tidak suka pakaian berbahan katun? Selain adem dan menyerap keringat, katun adalah primadona untuk iklim tropis seperti kita. Namun, pernahkah Anda merasa baju katun kesayangan tiba-tiba menyusut, warnanya kusam, atau seratnya mulai berbulu?
Masalahnya biasanya bukan pada kualitas bahannya, melainkan cara perawatannya. Agar koleksi kaos atau kemeja katun Anda tetap terlihat seperti baru meski sudah dicuci berkali-kali, simak panduan lengkapnya di bawah ini!
1. Balik Baju Sebelum Dicuci
Ini adalah aturan yang sering dilupakan. Selalu balikkan baju Anda sehingga bagian dalam berada di luar sebelum masuk ke mesin cuci. Kenapa? Gesekan antar pakaian saat proses pencucian bisa merusak serat kain dan memudarkan warna bagian luar. Dengan membaliknya, warna asli baju akan lebih terlindungi.
2. Gunakan Air Dingin
Mencuci dengan air panas memang efektif membunuh kuman, namun bagi katun, air panas adalah musuh utama. Air panas dapat menyebabkan serat katun menyusut (shrinkage) dan memicu pemudaran warna lebih cepat. Gunakan air suhu ruang atau air dingin agar struktur kain tetap stabil.
3. Hindari Penggunaan Pemutih Berlebih
Pemutih berbahan kimia keras dapat mengikis kekuatan serat katun seiring berjalannya waktu. Jika ada noda membandel, gunakan penghilang noda (stain remover) tepat di titik noda saja, atau gunakan bahan alami seperti campuran lemon dan soda kue untuk menjaga kecerahan warna putih.
4. Jemur di Tempat Teduh (Jangan Terkena Matahari Langsung)
Sinar matahari adalah pemutih alami yang sangat kuat. Menjemur baju katun di bawah terik matahari langsung dalam waktu lama akan membuat warnanya "terbakar" dan kusam. Jemur pakaian di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik namun teduh. Pastikan baju tetap dalam posisi terbalik saat dijemur.
5. Atur Suhu Setrika dengan Tepat
Katun memang tahan panas, tapi bukan berarti Anda bisa menggunakan suhu maksimal terus-menerus. Gunakan pengaturan suhu sedang (Medium Heat). Jika baju terlalu kusut, semprotkan sedikit air atau gunakan setrika uap untuk mempermudah proses penghalusan tanpa harus membakar serat kain.
Merawat baju katun sebenarnya tidak sulit, kuncinya adalah kelembutan. Dengan meminimalkan panas (baik dari air, matahari, maupun setrika) dan menghindari bahan kimia keras, pakaian Anda akan bertahan jauh lebih lama dan tetap nyaman dipakai. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Cara Merawat Baju Katun Agar Awet, Tidak Melar, dan Warnanya Tetap Cerah
| Pewarta | : Deasy Mayasari |
| Editor | : Deasy Mayasari |